Umat Islam kembali dipertemukan dengan bulan Muharram 1448 H, bulan yang penuh dengan kemuliaan dan keberkahan. Sebagai bentuk syiar dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk melaksanakan puasa sunnah Tasu’a yang jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026.
Puasa Tasu'a bukan sekadar ibadah pelengkap, melainkan memiliki kedudukan istimewa dalam syariat. Berikut adalah empat keutamaan utama dalam melaksanakan puasa di hari Tasu'a:
صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ صُومُوا قَبْلَهُ يَوْمًا أَوْ بَعْدَهُ يَوْمًا
"Puasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi, puasalah kalian sehari sebelum atau sesudahnya." (HR Ahmad).
Ibnu Hajar Al-‘Asqalani dalam kitab Fathul Bâri menegaskan bahwa tingkatan puasa Asyura yang paling sempurna adalah dengan menyertakan puasa Tasu'a (9 Muharram) dan puasa 11 Muharram. Mari kita optimalkan momentum bulan mulia ini dengan memperbanyak ibadah. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan bagi kita semua untuk istiqamah dalam menjalankan sunnah-sunnah Rasulullah SAW.
Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/esok-puasa-tasua-raih-4-keutamaannya-8kbfE